Implikasi Aliran Filsafat Pendidikan Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan
Keywords:
Implikasi, Aliran Filsafat, KurikulumAbstract
Penelitian ini membahas tentang Fenomena pendidikan yang dituangkan dalam berbagai
jenis dan bentuk yang telah lama berkembang di masyarakat memiliki landasan filosofi yang kokoh. Berfilsafat juga bisa dikemukakan sebagai pola fikir tentang sesuatu secara kritis hingga ke akar masalah demi mendapatkan kebenaran. Dan sejatinya filsafat merupakan pembelajran terkait hakikat kebenaran dan keberadaan sesuatu hingga terkait perilaku benar / buruk seseorang. Dengan adanya Aliran filsafat dalam pendidikan maka dapat berimplikasi pada pengembangan kurikulum pendidikan dengan memunculkan inovasi-inovasi baru terkait pengembangan kurikulum. Karena adanya aliran filsafat dalam pendidikan juga mampu menyelesaikan problematika yang ada di bidang pendidikan.
References
Adawiah, R. (2015). Aliran Eksistensialisme Dalam Pandangan Filsafat Pendidikan Islam. Al-Banjari: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman, 14(1).
Arimbi, Y. D., Saparahayuningsih, S., & Ardina, M. (2018). Meningkatkan perkembangan kognitif melalui kegiatan mind mapping. Jurnal Ilmiah Potensia, 3(2), 119-126.
Arifin, M. Z., Ernas, M. I., Haris, A., & Mansur, R. (2024). Aliran-Aliran Filsafat Pendidikan Islam Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Islam Era Kontemporer. Journal of Contemporary Islamic Education, 4(1), 13-25.
Bainar, B. (2019). Pandangan Filsafat Pendidikan Islam Terhadap Kurikulum. Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan, 16(2), 271-293.
Frederick Copleston, S. J., & Atolah, R. Y. (2021). Filsafat John Locke (Vol. 11). BASABASI.
Fadlillah, M. (2018). Aliran progresivisme dalam pendidikan di Indonesia. Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 17-24.
Faiz, A., & Kurniawaty, I. (2020). Konsep merdeka belajar pendidikan Indonesia dalam perspektif filsafat progresivisme. Konstruktivisme: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 12(2), 155-164.
Chrismastianto, I. A., Lasmawan, I. W., Suharta, I. G. P., & Kertih, I. W. (2023). Kajian Hakikat, Tujuan, dan Aliran Filsafat Pendidikan dalam Kurikulum MBKM. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(3), 202-209.
Hakiky, N., Nurjanah, S., & Fauziati, E. (2023). Kurikulum merdeka dalam perspektif filsafat konstruktivisme. Tsaqofah, 3(2), 194-202.
Kristiawan, M. (2016). Filsafat Pendidikan. Yogyakarta: Valia Pustaka.
Muizzuddin, M., Naflah, I. F., & Rohmah, N. K. (2023). Implikasi Aliran Filsafat Pendidikan Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam. At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan, Kebudayaan dan Keislaman, 5(1), 1-12.
Muslim, A. (2023). Landasan Filsafat Idealisme dan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health, 1(1), 34-40.
Muslim, A. (2020). Telaah Filsafat Pendidikan Esensialisme Dalam Pendidikan Karakter. Jurnal Visionary: Penelitian Dan Pengembangan Dibidang Administrasi Pendidikan, 8(2).
Putra, J. N. A. (2023). Pendidikan Islam dalam Perspektif Aliran Filsafat Perennialisme. QUDWATUNA, 6(1), 46-58.
Purnamasari, I. (2015). Rekonstruksionisme-futuristik dalam pendidikan di Indonesia. CIVIS: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Kewarganegaraan, 5(2).
Rahayu, R. (2022, July). Implementasi Teori Pembelajaran Konstruktivistik Di Sekolah Dasar. Seminar Nasional 2022-NBM Arts.
Rubingah, N., Indriasari, P. S., Fauziati, E., & Indri, I. (2023). Kurikulum Merdeka dalam Pandangan Filsafat Esensialisme. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 1(1), 136-147.
Sahlan, A. K. (2018). Mendidik perspektif psikologi. Deepublish.
Tishana, A., Alvendri, D., Pratama, A. J., Jalinus, N., & Abdullah, R. (2023). Filsafat Konstruktivisme dalam Mengembangkan Calon Pendidik pada Implementasi Merdeka Belajar di Sekolah Kejuruan. Journal on Education, 5(2), 1855-1867.
Taqiyuddin, M. (2023). Implementasi Aliran Filsafat Perenialisme dalam Pengembangan Pendidikan Islam. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(01).
UNDARI, M. (2022). Pandangan aliran rekonstruksionisme terhadap gaya belajar dalam penerapan kurikulum merdeka. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(2), 1252-1261.



