Gerakan Jumat Bersih sebagai Strategi Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Menjaga Kebersihan Masjid dan Pemakaman melalui Program KKN Terpadu di Desa Karama
Keywords:
Gerakan Jumat Bersih, Partisipasi Masyarakat, Gotong Royong, Kebersihan Lingkungan, KKN TerpaduAbstract
Gerakan Jumat Bersih merupakan salah satu bentuk kegiatan KKN Terpadu yang diarahkan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan yang memiliki nilai keagamaan dan sosial. Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Gerakan Jumat Bersih serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan masjid dan pemakaman di Desa Karama. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui kolaborasi mahasiswa KKN, pemerintah desa, pemuda, pengurus masjid, dan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama dua bulan dalam empat kali pertemuan setiap hari Jumat, dengan tahapan kegiatan diawali melalui pembersihan Masjid Sulaiman di Dusun Telaga Biru dan Masjid Al-Falaq di Dusun Pali, kemudian dilanjutkan dengan pembersihan Pemakaman Umum Dusun Jala dan Pemakaman Umum Dusun Pali. Kegiatan meliputi penyapuan, pembersihan halaman, pencucian perlengkapan salat, pembersihan saluran air, pengumpulan sampah, pemangkasan rumput dan tanaman liar, serta penataan lingkungan. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi langsung, dokumentasi visual, dan refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya keterlibatan masyarakat dalam berbagai aktivitas kebersihan bersama mahasiswa KKN. Pelaksanaan Gerakan Jumat Bersih tidak hanya membantu menciptakan lingkungan masjid dan pemakaman yang lebih bersih dan tertata, tetapi juga memperkuat praktik gotong royong, kepedulian, dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan. Keberlanjutan kegiatan perlu didukung melalui pembiasaan kegiatan kebersihan secara berkala setelah program KKN berakhir.
